Disaat hati memanggil cinta
kerap kucoba tutup telinga
meski kau hembuskan kehalusan cintamu
tapi aku enggan menyentuhmu
karena aku takut
durilah yang akan menghampiriku
karena terhempas lembutnya
desah cinta yang kau lantunkan
senandainya...
semua adalah kekekalan yang hakiki
mungkin aku takkan takut tuk menyentuhmu
semua fana
dan terlalu keras
tuk ku coba dan kuraskan
prasa yang sensitif akan kehadirannya
tapi keras juga tuk menolaknya
karena aku tak mau prasaku ternoda
tentang penghianatan hatimu
ayat-ayat cinta itu
yang selalu menenangkan aku dalam sebuah mimpi
meskipun semua tampak tak nyata..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar